12.5.09

LEAVING A LEGACY TO YOUR CHILDREN

“Warisan (Legacy) adalah sesuatu yang kita tinggalkan bagi anak-anak atau keturunan kita, saat kita sudah tak berada di dunia lagi. Warisan bagi kebanyakan orang selalu dikonotasikan dalam bentuk harta benda, rumah, tanah, uang saham, and the list goes on… Well – semua itu tidaklah buruk! Tetapi, apakah HANYA itu yang akan Anda dan saya tinggalkan bagi mereka?” (YW/KB)

To tell you the truth my friends, people need some CHARACTER to hold a BLESSING! So, what do you say about this? Apakah Anda pernah meluangkan waktu tiap hari untuk benar-benar menanamkan kebiasaan-kebiasaan yang baik, pemikiran-pemikiran yang benar (berdasarkan Firman Tuhan) dan sikap-sikap yang ingin anak Anda warisi dalam kehidupan mereka saat mereka dewasa nanti.

Setiap orangtua menginginkan anak-anaknya untuk memiliki kehidupan yang lebih baik (spirit, soul and body). No doubt about that! And we better do our homework each day to ensure that our kids will do what we want them to do (in a good way, of course!).

By the way, Anda ingin diingat sebagai seorang ibu atau istri yang bagaimana oleh anak-anak Anda? Saat kita sudah tak ada lagi di dunia ini, warisan apakah yang ingin Anda tinggalkan bagi mereka? Saya harap, itu merupakan warisan yang TAK LEKANG OLEH WAKTU! Dan itu adalah karakter Ilahi, iman dan pengharapan kepada Tuhan, kasih, kekuatan, kemurahan hati dan kebaikan. Jangan biarkan anak-anak kita MENYIMPAN hal-hal buruk sebagai warisan yang akan diteruskannya kepada keturunan berikutnya.

Kita memang bukan orang-orang sempurna. Oleh karena itulah kita membutuhkan kekuatan Tuhan melalui doa dan Firman Tuhan untuk menyempurnakan segala ketidak sempurnaan dalam kehidupan kita! Tidak ada yang lebih baik daripada mengkomunikasikan segala sesuatu dalam hidup kita kepada TUHAN (sang penguasa hidup).

Apa yang kita lakukan dan miliki saat ini suatu hari nanti akan kita turunkan kepada anak-anak kita. Maka kita perlu terus menerus memusatkan perhatian kita, uang dan waktu untuk hal-hal yang bernilai tinggi (dan ini tak ada hubungannya dengan harta benda!). Cause ATTITUDE is everything!

Dalam Filipi 4:8,9 Paulus mengajarkan kepada kita untuk tidak berhenti pada apa yang kita lihat dihadapan kita saja. Tetapi hendaklah kita MEMIKIRKAN semua yang baik, yang mulia, adil, suci, manis, sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji. PIKIRKANLAH SEMUANYA ITU! Dan hal ini tidak sekedar kita pikirkan, tetapi harus pula kita lakukan. Pusatkan pikiran dan sikap kita kepada KEBAIKAN.

Sangat penting bagi kita sebagai ibu dan isteri untuk dapat mempraktekkan kebaikan dalam masa-masa sulit. Masa-masa sulit seperti apakah itu? Masa dimana Anda diperlakukan dengan tidak adil oleh sesama, dapatkah Anda konsisten melakukan kebaikan bagi orang yang menganiaya Anda? Saat Anda hanya memiliki sedikit, dapatkah Anda tetap memberi bagi orang-orang yang
kekurangan? Pikirkanlah hal ini! Karena hal-hal inilah yang akan mereka INGAT, dan bukan harta benda yang banyak yang akan Anda tinggalkan bagi mereka.

Tinggalkanlah hikmat, kecakapan serta kekuatan bagi anak-anak kita (Amsal 22:29). Karena hal-hal inilah yang akan menjadikan mereka kaya dan akan membangun nama baik mereka di kemudian hari. Saat ini adalah masa-masa kita ”menggosok” berlian-berlian kecil kita (which are our kids), sehingga pada waktunya mereka akan ”bersinar”.

Sifat-sifat berlian (mirip dengan anak-anak kita) seperti yang tertulis dalam Amsal 22:6
Ø Harus dirawat dan digosok agar tetap cemerlang.
Ø Diperiksa kaitnya (ikatannya) agar tetap kencang dan aman.
Ø Tidak boleh ditinggalkan di tempat yang tidak terlindungi (karena berlian sangat berharga!).

Beberapa hal penting yang dapat dijadikan cara mengajar:
- Miliki tradisi keluarga (saat ulang tahun atau moment2 penting lainnya), berdoa bersama (setiap pagi dan malam), saat Natal kita bertukar kado dan sharing kisah Natal.
- Kenali anak Anda secara individual (Dengarkan mereka, harapan mereka, dorong mereka untuk menggapai impian mereka).
- Dengarkan MEREKA, bukan MASALAH MEREKA! Pandanglah jiwa mereka, jangan biarkan masalah mendikte respon kita.
- Jangan berkata-kata sembarangan yang dapat menyakiti hati kita.
- Jangan pernah mendisiplin anak-anak saat emosi.
- Ajarkan anak untuk bertanggung jawab atas sikap/tindakan mereka.
- Bersiaplah untuk MINTA MAAF. Dan mereka akan meneladani Anda!
- Luangkan waktu untuk menghadap Tuhan bersama dengan mereka dengan Saat Teduh bersama (baca alkitab, berdoa bersama, nyanyi, melayani orang, dll).
- Penuhi cangkir kasih mereka setiap hari (dengan PUJIAN!).

Maka dalam hati kecil anak-anak kita akan tersirat sebuah pemikiran, ”AKU MAU SEPERTI PAPA & MAMAKU!”

Ajarkan beberapa hal penting ini kepada anak-anak kita:

- Tekad (jangan putus asa, terus berusaha!)
- Kejujuran
- Tanggung jawab (dapat diandalkan)
- Penuh pertimbangan (dahulukan kepentingan orang lain)
- Sikap menjaga rahasia
- Tepat waktu
- Self Control (tetaplah tenang dalam keadaan tertekan)
- Sabar (lawanlah keinginan untuk marah)
- Hargai kesucian diri (tolak segala sesuatu yang dapat menurunkan standard mereka sebagai anak-anak Allah)
- Miliki Belas kasihan.
- Bekerja keras (tangguh, tak gampang menyerah).


3.5.09

GOD IS AT WORK!!!

Saat ini, Tuhan benar-benar sedang bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi kita semua. Ini adalah waktu yang sangat tepat bagi setiap kita (para wanita) untuk mulai membangun kehidupan kita serta mengeluarkan potensi diri yang ada. Saat Yesus bertemu seorang yang lumpuh di pinggir kolam Bethesda, IA berkata dengan sangat jelas: ”BANGUN! Angkat tilammu dan BERJALANLAH!”

Yesus ingin kita MULAI MELAKUKAN apa yang kita katakan akan kita lakukan. Berhentilah duduk dan menonton. Mulailah memikirkan hal-hal apa saja yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan potensi diri kita sebagai WANITA-WANITA ALLAH. Kita bertanggung jawab untuk membangun diri kita, menjadi seperti apa yang ALLAH inginkan.

Tuhan tidak meminta kita untuk melakukan sesuatu yang sulit dan tak terjangkau. Kita dapat memulainya dengan apa yang ada di sekitar kita dan yang terjangkau oleh tangan kita. Saat ini sudahlah bukan jamannya bagi kita untuk pergi kesana-kemari MENCARI-CARI hadirat Tuhan. Tetapi kita haruslah menjadi orang yang MEMBAWA hadirat Tuhan dalam kehidupan di sekitar kita, dimanapun kita berada, kemanapun kita pergi.

Yohanes 5:17 berkata:
Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga."

Ketahuilah bahwa Bapa di Surga masih bekerja hingga saat ini. Mungkin banyak dari
kita merasa bahwa doa-doa kita belum dijawab oleh Tuhan. Tetapi kita harus tetap
percaya bahwa Tuhan tetap bekerja, IA mengerjakan segala sesuatu terhadap setiap
doa yang kita panjatkan. Seringkali kita tidak tahu apa yang akan kita alami.
Apapun keadaan kita, TETAPLAH BERDOA! IA tidak meninggalkan kita. IA tahu
apa yang kita alami.

So BE STILL! Berdiam dirilah, jangan termakan oleh kepanikan dan kekhawatiran akan apa yang belum tentu terjadi. Rasakan dan alami kehadiranNYA dalam kehidupan kita.
Jangan biarkan kesibukan kita mengurangi kepekaan kita terhadap kehadiran
Tuhan. BE STILL, artinya: kita berhenti untuk melakukan
segala sesuatu / mencoba menyelesaikan berbagai masalah dengan cara kita! Karena percayalah, kita tidak akan dapat mengerjakan sesuatu DILUAR DIA. (Yohanes 5:19).

Tentu saja ada Tuhan mau kita tetap berusaha. Kita harus selalu berusaha. Of
course! Tetapi lakukanlah dengan kesadaran bahwa Anda TIDAK melakukannya
SENDIRI, tetapi Roh Kudus akan mengingatkan kita untuk melakukan apa saja yang
harus kita lakukan. Because Holy Spirit is our partner!


Mazmur 66 berbicara tentang bagaimana seseorang yang mengalami berbagai
bagai cobaan hidup, tetapi kakinya tidak goyah, karena Tuhan mempertahankan
jiwanya. Tuhan memurnikan dia (process), menguji hatinya sehingga kita menjadi
murni seperti perak. Saat kehidupan kita diproses, all that we need to do is to BE STILL! You can work hard and do whatever it takes to make everything well, but let your soul and spirit be still. To be at rest! Karena hanya dengan berdiam, kita akan menemukan ketenangan. Bring your hope to God! Karena hanya DIA lah yang mampu melakukan segala sesuatu bagi kita.

Saat kita tenang dan saat roh kita "beristirahat" maka kita diberikan pikiran yang jernih untuk dapat melihat bagaimana ALLAH melakukan bagianNYA bagi kita. Kita akan menemukan kekuatan dengan berdiam diri. Saat kita memasrahkan seluruh kehidupan kita kepadaNYA, maka kita tak punya pilihan selain percaya bahwa DIA lah gembala kita, dan kita tidak akan kekurangan APAPUN! (Mazmur 23). Maka, tenangkanlah jiwamu! Serahkan segala
sesuatu kedalam tangannya. Karena IA yang akan MEMBELA kita.

Yohanes 15:1-5 dengan jelas mengatakan: DIA adalah pohon anggur, dan KITA adalah
ranting-rantingnya. Kehidupan ranting ditentukan oleh akar dan pohon anggur. Akar
akan bekerja keras untuk memperoleh makanan untuk menghidupi ranting
rantingnya. So what we need to do is: "dont fight – but feed!” Ranting tinggal
menerima makanan yang disuplai oleh akar, untuk kemudian akan menghasilkan
buah-buah yang manis.

Tentu saja kerja keras yang dilakukan oleh si akar (didalam tanah) tidak akan
terlihat oleh ranting. Tetapi ranting akan merasakan hasilnya (buah-buah yang lebat
dan manis). So stick to the tree! Melekat, pasrah, percaya saja! Terima APA SAJA yang
diberikan akar dan pohon (yaitu Tuhan Yesus sendiri) bagi kelangsungan hidup kita. Maka kita akan berbuah!

Efesus 3:20-21 dengan jelas mengatakan bahwa hanya TUHAN yang sanggup
melakukan segala sesuatu JAUH lebih besar dari apa yang kita harapkan,
doakan, pikirkan dan inginkan! Ijinkan Tuhan untuk memperluas kemampuan kita.
Get outside the box! Look at the bigger picture. Don’t stay down. Get up! Lakukan
sesuatu untuk memberi pengaruh positif bagi lingkungan kita. Saat kita focus pada
kehidupan dan kebutuhan orang lain, maka kehidupan kita sendiripun akan
DIUBAHKAN! Haleluya… (JO/KB)

28.4.09

WHEN THE ROLL IS CALLED UP YONDER - Take Mine With It!

Have you ever struggled with dieting? Has your weight done the yo-yo thing? Did you ever wish that The Lord would just take your roll away? You know the roll I mean... that place between your shoulders and knees where you flat stomach used to be. If God really cares whether or not we are overweight, why doesnt He deliver us?



Drug addicts, abusers, smokers and alcoholics are all delivered. Sometimes people are delivered from their sins, however, and sometimes they are delivered thru their discipline of overcoming them. We all wanted God to take our rolls away. Bu what we really needed is to lose it! God gave us limit to our food intake, so that our bodies could function well at its best level. Like drivers who fill up their tanks with too much fuel, we forget that we must pay for what we dont use. It was never God's intention fo our stomachs to go south or for our "cabooses" to be bigger than our engines.



If you put one tiny square of Chocolate in your mouth, it tastes exactly the same as you put a handful down the hatch. Learn to take smaller bites and savor the flavor. Children are hungry every few hours. As they grow, they are trained to eat three square meals a day. Our body use what we need and store the rest. If you listen to your body, it will tell you when to eat and how much to eat. Eat slowly and enjoy the people you are with. Just going to church on Sunday to get quick fix will not produce the desire result of spiritual growth, neither will exercising whenever we feel like it make us the lean mean fihting machine we want to be. Change produces change, and we can change what isnt working for us.



UNDERSTANDING why we OVEREAT might help us avoid plunging face first into the three scoops, but what do we do about those times when the struggles are spiritual or emotional in nature? Those are times when we want to bite the heads off those dear little Oreo and drowns it in the milk. At those times, we need to focus on the real issues, call upon The Lord an trust Him to show us what to do. He promises us help, guidance and His very presence.



We can live life to its fullest, while we wait fo the roll to be called up yonder!

WE WELCOME YOU!

Dear women,

We would like to welcome you all to join, read, ponder, share, bless and be blessed with our new blog. Let's start sharing about our daily life. Tell us anything that caught your attention. Is it about you? Your family? Children? Ministry? Anything you want to share. Let's share them here...

We love to hear from you. and we love to share to you too. We WOMEN have alot to tell. But sometimes we dont know how to tell them and to whom. Im sure by reading and writing our thoughts, wewill feel so much better.

Well, talk again soon girls! I have loads and loads of laundry to do. Hahaha... Ciao bella!